Tak hanya di Way Kanan, fenomena antrean mengular kendaraan yang berburu BBM bersubsidi (Pertalite dan Biosolar) melanda berbagai kawasan Lampung sepekan terakhir, mulai dari Bandar Lampung, Metro, Lampung Tengah, hingga Lampung Barat. Di jalur utama seperti Lampung Tengah dan Jalan Bypass Soekarno-Hatta, barisan truk pengangkut logistics bahkan mengular hingga 3 kilometer dan menghabiskan waktu berjam-jam para pengemudi yang khawatir kehabisan bahan bakar di tengah jalan.
Pihak Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel mengonfirmasi bahwa penumpukan ini dipicu oleh lonjakan mendadak pada konsumsi masyarakat. Tingginya mobilitas, pesatnya aktivitas perekonomian daerah, sektor pariwisata yang menggeliat, serta tingginya selisih harga antara BBM bersubsidi dan non-subsidi menjadi alasan utama di balik tingginya permintaan BBM di lapangan saat ini.
