WAY KANAN, 11 September 2026 – Di tengah bayang-bayang krisis air akibat musim kemarau ekstrem yang berkepanjangan, seluruh elemen di MTsN 1 Way Kanan bersatu dalam barisan untuk menggelar Sholat Istisqo, sebuah ikhtiar spiritual untuk memohon turunnya hujan yang mendesak.
Pemandangan khidmat terlihat ketika Kepala Madrasah, dewan guru, staf, hingga ribuan siswa berlutut di atas hamparan terpal di halaman sekolah. Doa-doa tulus dan khusyuk dipanjatkan, memohon kepada Allah SWT agar mengirimkan rahmat hujan untuk memulihkan ketersediaan air yang menipis dan meredakan kesulitan masyarakat.
”Ini bukan sekadar ibadah rutin, tapi puncak dari pendidikan karakter di madrasah kami,” tegas Meliani, Kepala MTsN 1 Way Kanan. “Sholat Istisqo ini mengajarkan kepada siswa bahwa di luar semua upaya manusiawi, ada kekuatan spiritual yang harus kami andalkan saat menghadapi ujian berat seperti kekeringan ini. Ini adalah pembelajaran nyata tentang penyerahan diri (bertawakal) total kepada Allah setelah upaya duniawi dilakukan”.
Lebih dari sekadar memohon hujan, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk menanamkan nilai-nilai keagamaan yang lebih dalam, memperkuat rasa kebersamaan dalam menghadapi musibah, serta mengingatkan pentingnya menjaga lingkungan dan berhemat air di tengah kondisi alam yang semakin tak menentu.
Keheningan yang khusyuk melimuti selama pelaksanaan, menunjukkan betapa besarnya harapan dan doa bersama yang dipanjatkan. Seluruh keluarga besar MTsN 1 Way Kanan berharap doa tulus mereka menjadi pemicu turunnya hujan yang membawa keberkahan, sekaligus meningkatkan iman, kepedulian, dan rasa syukur kepada Allah SWT.
